Archive for the ‘kesehatan vagina’ Category

AYUVITA

MENAMBAH GAIRAH SEKS DAN STAMINA SEKS PEREMPUAN

OBAT KUAT HERBAL KHUSUS PEREMPUAN BERGAIRAH DAN EMPOT EMPOTAN TERUS

AYUVITA (forte) merupakan kombinasi herbal yang aman, lembut, tidak mengadung bahan kimia berbahaya, yang khusus diformulasikan untuk wanita. Memiliki kombinasi herbal yang seimbang yang berfungsi sebagai tonik, aphrodisiac, diuretik, astrigent, dsb. Memulihkan tenaga dan stamina, meringankan masalah saluran kemih, meningkatkan metabolisme, membantu melelapkan tidur, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

KOMPOSISI :

  • Ekstrak Mucuna Prurita
  • Esktrak Saracia Indica
  • Ekstrak Symplocus Paniculata
  • Ekstrak Sida Cordifolia
  • Ekstrak Withania Somnifera
  • Glicyrrhiza Glabra
  • Ekstrak Asparagus Racemosus
  • Asparagus Adscenses
  • Emblica Officinale
  • Tinospora Cordifolia
  • Praval Bhasma
  • Mandur Bhasma
  • Ekstrak Pueraria Tuberose
  • Ekstrak Leptadenia Raticulata
  • Ekstrak Convolvulus Pluricaulis
  • Mesua Ferrea
  • Commiphora Myrrha

AYUVITA (forte) secara tradisional digunakan untuk :

  • Tonik bagi wanita
  • Mengatasi keletihan
  • Mengatasi pendarahan saat menstruasi
  • Keputihan
  • Meredakan stres

AYUVITA :

  • Meningkatkan stamina dan kesegaran
  • Mengandung antioksidan yang berfungsi menghambat penuaan
  • Membantu meningkatkan daya
  • Tahan tubuh terhadap penyakit
  • Mengatasi kelelahan
  • Meningkatkan daya tahan
  • Mengurangi stress

Dosis : 2 kapsul tiga kali sehari.

 

BISA DIBELI ONLINE DI TOKO DISKON http://www.binmuhsingroup.com Hub Bin Muhsin HP: 085227044550 TLP: 021-91913103 SMS ONLY : 081213143797 email/YM/Facebook/Twitter: binmuhsin_group@yahoo.co.id

Menghilangkan Mioma Tanpa Operasi?

PAKET OBAT MENJADI SEPERTI PERAWAN LAGI. Membantu para wanita menjadi “Seperti” perawan kembali. Rapet, Keset, Menggigit dan harum, empot-empot. UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

saya sudah menikah 4 tahun ,saya memiliki mioma yang diameternya 2.5 cm setelah di HSG tidak ada penyumbatan dalam rahim saya, dan sampai saat ini saya masih belum dikarunia anak…….., yang saya mau tanyakan adakah obat untuk menghilangkan mioma saya tanpa harus operasi, trimakasih

Titiek, 33 tahun <!–

Google Masukkan istilah pencarian Anda Kirim formulir pencarian
Web Mediasehat.com

–> Jawaban :

Ibu Titiek yang baik,

mioma adalah sejenis tumor yang berasal dari otot di bawah endometrium rahim. Sebetulnya penanganan mioma adalah dengan operasi, tapi memang sebaiknya dikembalikan pada diagnosa dokter Anda, apakah tindakan yang harus dilakukan untuk menghilangkan mioma tersebut.

Jika mioma tidak menyumbat rahim atau jalannya sel telur, sebetulnya kemungkinan untuk hamil tetap ada. Namun kansnya mungkin lebih kecil karena sebagian ‘jalan’ sperma terblokade mioma tersebut. Jadi, kami hanya bisa menyarankan Anda untuk kembali berkonsultasi dengan dokter yang menangani Anda, tindakan apa yang harus dilakukan. Walaupun mioma ini tergolong tumor jinak, namun sesuatu yang tumbuh tidak wajar/tidak semestinya di dalam tubuh ada baiknya dibuang dan tidak dibiarkan begitu saja untuk menghindari resiko-resiko yang tidak diinginkan terutama berhubungan dengan fungsi reproduksi, karena mioma ini lama kelamaan juga bisa membesar.

Semoga jawaban kami bisa bermanfaat bagi Anda. Salam dari Mediasehat!

SUMBER : http://mediasehat.com/tanyajawab3468

Cairan Vagina Berbau Tak Sedap

PAKET OBAT MENJADI SEPERTI PERAWAN LAGI. Membantu para wanita menjadi “Seperti” perawan kembali. Rapet, Keset, Menggigit dan harum, empot-empot. UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id

===

Perkenalkan nama saya Marta, saya sudah 1 tahun menikah. Hampir setiap saya melakukan hubungan badan dgn suami saya pada awal penetrasi vagina saya mengeluarkan cairan kental berwarna putih. Tidah kental bahkan cenderung encer dan lengket. Hampir seperti bubur. Baunya sungguh tidak sedap. Saya dan suami saya sangat terganggu dengan keluarnya cairan tersebut. Oya dok…. terkadang kalau saya menahan pipis juga keluar cairan yang sama. Tidak kental bahkan encer, warna putih dan berbau. Untuk itu saya mohon pencerahan beberapa sebab, akibat dan penanggulangannya. Mohon jawabannya dikirim ke email saya. Saya sangat berharap banyak terhadap penjelasan dari dokter supaya rumah tangga kami lebih harmonis lagi. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawabannya. Sukses Selalu untuk dokter.

marta, 26 tahun <!–

Google Masukkan istilah pencarian Anda Kirim formulir pencarian
Web Mediasehat.com

–> Jawaban :

Halo Marta,

Sebetulnya, vagina dalam keadaan terangsang memang akan mengeluarkan mukus atau lendir, fungsinya sebagai pelumas untuk mempermudah penetrasi penis agar lebih mudah masuk ke dalam vagina. Karena kalau tidak licin/diberi pelumas, yang ada malah iritasi dan rasa nyeri.

Tapi kalau cairan tersebut berbau tidak sedap (bukan bau normal mukus vagina), kemungkinan ada infeksi jamur. Jika mukusnya sampai berwarna hijau, berarti infeksinya sudah cukup parah. Tapi kalau masih putih atau putih kekuning-kuningan, masih belum terlalu parah. Namun bukan berarti tidak perlu diobati, karena jika didiamkan bisa bertambah parah infeksinya. Dan infeksi vagina bisa mempengaruhi kesehatan saluran kencing dan juga rahim.

Saran saya, Anda harus memberanikan diri datang ke dokter ginekologi. Kalau sungkan dengan dokter pria, carilah dokter wanita. Yang penting penyakitnya harus segera diobati. Kalau tidak diobati, maka infeksi tersebut tidak akan hilang. Untuk mengurangi tingkat keparahan selama masa penyembuhan (dan juga setelahnya untuk mencegah infeksi datang kembali) setiap kali habis berhubungan intim dengan suami, segera membersihkan daerah vagina Anda, dan gunakan air hangat suam kuku untuk membersihkannya. Anda boleh menggunakan sabun pembersih kewanitaan tapi tidak boleh terlalu sering karena kadang-kadang bisa memancing sekresi mukus juga. Yang pasti, rajin menggunakan dan mengganti pantyliner agar daerah vagina Anda selalu kering, dan setiap kali buang air kecil dan besar keringkan daerah vagina Anda dengan baik, jangan sampai lembab. Ganti pantyliner setidaknya tiga jam sekali, jangan dipakai seharian.

Demikian jawaban dari kami semoga bermanfaat, dan cepat sembuh ya! Salam dari Mediasehat!

SUMBER : http://mediasehat.com/tanyajawab2809

Kiat Menjaga Kesehatan Vagina

PAKET OBAT MENJADI SEPERTI PERAWAN LAGI. Membantu para wanita menjadi “Seperti” perawan kembali. Rapet, Keset, Menggigit dan harum, empot-empot. UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id

===
Tinggal di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan eksosistem di vagina terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem vagina.

Ekosistem vagina adalah lingkaran kehidupan yang ada di vagina. Ekosistem ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi.

Banyak faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem vagina, antara lain kontrasepsi oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching) dan gangguan hormon (pubertas, menopause atau kehamilan).

Dalam keadaan normal vagina mempunyai bau yang khas. Tetapi, bila ada infeksi atau keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan bau yang mengganggu, seperti bau yang tidak sedap, menyengat, dan amis yang disebabkan jamur, bakteri atau kuman lainnya. Jika infeksi yang terjadi di vagina ini dibiarkan, bisa masuk sampai ke dalam rahim.

Untuk menjaga kebersihan dan mematikan bakteri jahat di dalam vagina memang tersedia produk pembersih daerah intim wanita. Dari sekian banyak merek yang beredar rata-rata memiliki tiga bahan dasar.

Pertama, yang berasal dari ekstrak daun sirih (piper betle L) yang sangat efektif sebagai antiseptik, membasmi jamur Candida Albicans dan mengurangi sekresi cairan pada vagina.

Sayangnya, jika pembersih berbahan daun sirih ini digunakan dalam waktu lama, semua bakteri di vagina ikut mati, termasuk bakteri laktobasilus. Sehingga keseimbangan eksosistem menjadi terganggu.

Kedua, produk-produk pembersih kewanitaan yang mengandung bahan Povidone lodine. Bahan ini merupakan anti infeksi untuk terapi jamur dan berbagai bakteri. Efek samping produk yang mengandung bahan ini adalah dermatitis kontak sampai reaksi alergi yang berat.

Ketiga, produk yang merupakan kombinasi laktoserum dan asam laktat. Laktoserum ini berasal dari hasil fermentasi susu sapi dan mengandung senyawa laktat, laktose serta nutrisi yang diperlukan untuk ekosistem vagina. Sedangkan asam laktat berfungsi untuk menjaga tingkat pH di vagina.

Untuk pemakaian jangka panjang sebaiknya memilih produk yang bisa memelihara ekosistem alami vagina. Produk yang mengandung pembunuh bakteri sebaiknya hanya digunakan untuk jangka pendek atau ketika ada masalah saja.

Kebiasaan menjaga kebersihan, termasuk kebersihan organ-organ seksual atau reproduksi, merupakan awal dari usaha menjaga kesehatan kita. Jika ekosistem vagina terjaga seimbang, otomatis kita akan merasa lebih bersih dan segar dan tentu saja lebih nyaman melakukan aktivitas sehari-hari. (prp/pit/ft:ilustrasi)

Cara agar VAGINA tetap Segar dan Sehat

PAKET OBAT MENJADI SEPERTI PERAWAN LAGI. Membantu para wanita menjadi “Seperti” perawan kembali. Rapet, Keset, Menggigit dan harum, empot-empot. UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Kalau membahas tentang Vagina memang tidak ada habisnya dan merupakan bahasan yang menarik. Terutama bagi yang selalu memperhatikan kesehatan dan keindahannya.

Pada kesempatan kali ini akan diangkat kiat Menjaga kesegaran dan kesehatan VAGINA.

1. Selalu menjaga kebersihan Vagina pada tingkat keasaman 7,1 – 7,3.

2. Bersihkan Vagina bagian luar setelah selesai berhubungan.

3. Rajin mengganti pembalut disaat Haid datang.

4. Usahakan tidak memakai celana dalam disaat tidur.

5. Mengganti celana dalam 3x sehari.

6. Jangan mengenakan celana panjang berbahan nilon, jins dan celana kulit yang ketat. Ini akan membuat sisi-sisi vagina Anda lembab. Vagina yang lembab bisa terkena jamur atau penyakit kulit lainnya.

7. Menjaga berat badan agar tidak kegemukan. Bila kegemukan maka akan mengakibatkan Vagina tertutup lipatan lemak pada kedua paha.

8. Gunakan Gurah Vagina yang terpercaya dan tidak mengakibatkan dampak lain pada Vagina.

9. Lakukan senam Kegel pada vagina anda.

Sebenarnya sangat banyak cara perawatan Vagina. Akan tetapi pintar-pintarlah memilih cara yang tidak malah merusak Vagina anda nantinya. Kasihan suami anda nantinya.

Kesehatan Vagina

PAKET OBAT MENJADI SEPERTI PERAWAN LAGI. Membantu para wanita menjadi “Seperti” perawan kembali. Rapet, Keset, Menggigit dan harum, empot-empot. UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Merawat Organ Kewanitaan Tinggal di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan eksosistem di vagina terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem vagina.

Ekosistem vagina adalah lingkaran kehidupan yang ada di vagina. Ekosistem ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi.

Sebenarnya di dalam vagina terdapat bakteri, 95 persennya adalah bakteri yang baik sedang sisanya bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat keasaman (pH balance) pada kisaran 3,8 – 4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati.

Banyak faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem vagina, antara lain kontrasepsi oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching) dan gangguan hormon (pubertas, menopause atau kehamilan). Dalam keadaan normal vagina mempunyai bau yang khas. Tetapi, bila ada infeksi atau keputihan yang tidak normal dapat menimbulkan bau yang mengganggu, seperti bau yang tidak sedap, menyengat, dan amis yang disebabkan jamur, bakteri atau kuman lainnya. Jika infeksi yang terjadi di vagina ini dibiarkan, bisa masuk sampai ke dalam rahim.

Alaminya susu

Untuk menjaga kebersihan dan mematikan bakteri jahat di dalam vagina memang tersedia produk pembersih daerah intim wanita. Dari sekian banyak merek yang beredar rata-rata memiliki tiga bahan dasar.

Pertama, yang berasal dari ekstrak daun sirih (piper betle L) yang sangat efektif sebagai antiseptik, membasmi jamur Candida Albicans dan mengurangi sekresi cairan pada vagina. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Amir Syarif dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, penggunaan daun sirih pada pengobatan keputihan, 90,0 persen pasien dinyatakan sembuh.

Sayangnya, jika pembersih berbahan daun sirih ini digunakan dalam waktu lama, semua bakteri di vagina ikut mati, termasuk bakteri laktobasilus. Sehingga keseimbangan eksosistem menjadi terganggu.

Kedua, produk-produk pembersih kewanitaan yang mengandung bahan Povidone lodine. Bahan ini merupakan anti infeksi untuk terapi jamur dan berbagai bakteri. Efek samping produk yang mengandung bahan ini adalah dermatitis kontak sampai reaksi alergi yang berat.

Ketiga, produk yang merupakan kombinasi laktoserum dan asam laktat. Laktoserum ini berasal dari hasil fermentasi susu sapi dan mengandung senyawa laktat, laktose serta nutrisi yang diperlukan untuk ekosistem vagina. Sedangkan asam laktat berfungsi untuk menjaga tingkat pH di vagina.

Menurut dr. Junita Indarti, SpOG, dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari RSCM, susu mengandung zat aktif yang bisa diekstrak menjadi asam laktat dan laktoserum, dan secara klinis terbukti mengurangi keluhan rasa gatal, rasa terbakar dan keputihan pada vagina.

\”Sebanyak 70 persen pasien yang datang berobat, keluhannya hanya seputar keputihan. Setelah pasien dirawat dengan pemberian larutan asam laktat dan laktoserum dua kali sehari selama dua minggu, tingkat kesembuhannya mencapai 80 persen, hanya 5,4 persen yang mengalami efek samping berupa ruam kulit\” katanya menjelaskan.

Kombinasi asam laktat dan laktoserum sebagai pembersih organ kewanitaan bersifat alami karena tidak membunuh bakteri laktobasilus melainkan meningkatkan pertumbuhannya. Salah satu produk yang pembersih wanita yang mengandung bahan ini adalah Lactacyd, yang saat ini sudah bisa dibeli di outlet toko obat.

Sebelum memutuskan memilih suatu produk, menurut Junita ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, antara lain apa saja keluhan yang dirasakan saat ini dan sebisa mungkin memilih produk yang isinya mengandung zat-zat yang baik. \”Untuk pemakaian jangka panjang sebaiknya memilih produk yang bisa memelihara ekosistem alami vagina. Produk yang mengandung pembunuh bakteri sebaiknya hanya digunakan untuk jangka pendek atau ketika ada masalah saja,\” tambah Junita.

Kebisaan menjaga kebersihan, termasuk kebersihan organ-organ seksual atau reproduksi, merupakan awal dari usaha menjaga kesehatan kita. Jika ekosistem vagina terjaga seimbang, otomatis kita akan merasa lebih bersih dan segar dan tentu saja lebih nyaman melakukan aktivitas sehari-hari.

[KCM]SUMBER : http://www.dechacare.com/Kesehatan-Vagina-I311.html