Archive for the ‘HERBAL AYURVEDA’ Category

Cara Merangsang Wanita

KONSUMSI AYUVITA AGAR WANITA MUDAH TERANGSANG DAN MENIKMATI KEHIDUPAN SEKSUAL YANG MEMUASKAN.

PENAMBAH LIBIDO WANITA SECARA ALAMI

HERBAL PENAMBAH LIBIDO KHUSUS WANITA GAIRAH SEKS

Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.com

UNTUK KOLSUNTASI DAN PEMESANAN SILAHKAN HUBUNGI :
HP: 085227044550 Tlp: 021-91913103 SMS ONLY: 081213143797
@MyYM @MyFacebook @MyTwitter @MyYuwie @MyFriendster
binmuhsin_group@yahoo.co.id

Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana Anda dapat merangsang gadis dan membuatnya tidak hanya menyukai Anda, tapi bisa mengarahkannya pada mood seksual. Mengencani wanita bisa menjadi tantangan tersendiri, apalagi harus membuat mereka tertarik kepada Anda dan terangsang. Wanita rumit, tetapi Anda harus menyederhanakan mereka untuk mengerti ada yang dia pikirkan dan bagaimana Anda tidak hanya dapat menarik wanita ke arah Anda, tapi merasa yakin tentang kemampuan Anda juga.

1. Memanjakan pacar atau pasangan dengan kencan yang terencana dengan baik. Perempuan secara mental dan emosional sangat terkait dengan daya tarik dan kencan luar biasa bisa merangsangnya. Jangan membuat seks sebagai tujuan akhir Anda pada kencan, gunakan itu untuk membangun hubungan Anda dan mengenal dirinya. Jangan menjadi pewawancara yang membosankan saat kencan, lebih baik menjadi orang yang spontan tak terduga dan dia akan terdorong pada yang tidak terduga dan humor Anda. Sebagai contoh, ketika ia bertanya seperti pertanyaan wawancara, kejutka dia dengan bertanya posisi apa yang Anda lamar.

2. Sedangkan saat kencan dengan seorang gadis, Anda perlu sesekali meningkatkan kontak fisik atau Anda akan dianggap sebagai teman. Jangan meraba dan menyentuhnya dengan aneh, tetapi membuat sentuhan halus seperti menyentuh lengannya atau menggelitiknya ketika dia melakukan hal bodoh. Cobalah untuk selalu menjaga kontak mata dan menenangkan dalam percakapan dengan senyum dan kontak mata.

3. Hindari menunggu sampai akhir malam untuk mencium dia karena dia akan menduganya. Semuanya tinggal satu langkah di depan seorang wanita dan membuat mereka menebak karena hal ini akan membuat daya tarik Anda tetap tinggi. Ketika ada suatu ketenangan dalam percakapan atau ketika dia membuat kontak mata dengan Anda dan melihat bibir Anda, ambil kesempatan dan berkata, “Saya berusaha keras untuk tidak menciummu sekarang.” Jika dia tersenyum atau mengatakan mengapa, cium dia. Lakukan ini dengan spontan. Juga rencanakan ide-ide kencan berikutnya dan tanyakan padanya tentang ide anda menjelang akhir kencan.

 

Libido Rendah, Begini Solusinya!

Jika anda mengalami masalah dengan libido maka segeralah atasi dengan minum AYUVIGO bagi laki – laki dan AYUVITA bagi perempuan maka libido anda akan segera menggebu dan siap tempur. Bisa dibeli online di http://www.binmuhsingroup.com atau hubungi hp 085227044550

Dwi Indah Nurcahyani – Okezone

MERASA jenuh saat di tempat tidur bersamanya? Mungkin libido Anda menurun. Pelajari triknya agar gairah seks tetap stabil.

Jika dorongan seks mulai menurun tentu akan berpengaruh pada kebahagiaan Anda serta kualitas hubungan dengan pasangan. Segera ambil tindakan dan mencari tahu penyebabnya.

Dr Marilyn Mitchel dari ChicagoHealers.com memberikan tip bagi wanita yang bermasalah dengan libido rendah, seperti dikutip Sheknows.

Lakukan pemeriksaan

Beberapa masalah kesehatan sering tidak terdiagnosis, termasuk hypothyroidism dan depresi yang berkontribusi terhadap serangan libido rendah.

Konsultasikan obat dengan dokter Anda

Obat-obat tertentu dikenal dapat mengurangi libido pada wanita. Tapi sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu pada dokter sebelum memutuskan untuk mengkonsumsinya.

Jadwalkan waktu untuk agenda seks

Banyak wanita tak memprioritaskan kehidupan seks yang sehat karena kesibukan hariannya. Buatlah prioritas untuk mengubah kebiasaan ini dengan menciptakan waktu efektif untuk menikmati pengalaman seksual Anda.

Tampilkan kecantikan dari dalam

Jangan pernah merasa Anda rendah diri karena ini akan berpengaruh pula pada libido Anda. Abaikan citra wanita yang banyak digambarkan di media dan belajarlah untuk mencintai diri Anda.

Jangan malu

Membahas masalah libido dengan pakar kesehatan adalah langkah awal yang dapat dilakukan sehingga dapat segera ditangani.

Mempertimbangkan untuk ikut tes hormonal

Praktik ini membantu Anda mengetahui diagnosa penyebab libido rendah dan membantu Anda mengetahui obat apa saja yang membantu mendongkrak libido, seperti suplemen vitamin, obat herbal atau obat hormonal.

Coba terapi biofeedback

Cara ini membantu Anda untuk mengenali rangsangan negatif tertentu yang Anda alami. Biofeedback merupakan bagian penting untuk mengatasi libido rendah. Bahkan 70 persen dari semua masalah disfungsi seksual dapat diatasi dengan terapi ini.

Mucuna pruriens

Mucuna pruriens is a tropical legume known as velvet bean and cowitch and by a multitude of common names (see below).

Nomenclature and taxonomy

 

Common names

  • Kara Benguk in Javanese language
  • Atmagupta (आत्मगुप्ता)in Sanskrit language
  • Kapikacchu (कपिकच्छु) in Sanskrit language
  • Kiwanch (किवांच) or Konch (कोंच) in Hindi language
  • Khaajkuiri in Marathi
  • Alkushi/আলকুশি (Bengali)
  • poonaikkaali in Tamil
  • Velvet bean in English language
  • Cowitch in English language
  • Buffalo beans in English language
  • Cowhage
  • Juckbohne (German: “Itch bean”)[1]
  • Picapica
  • Kapikachu
  • Yerepe (Yoruba)
  • Feijão Malucos (Angola and Mozambique. Portuguese: “Mad Bean”)
  • Chitedze (Malawi)
  • Naykuruna (ML:നായ്ക്കുരണ) ( Malayalam)
  • Mah Mui (TH: หมามุ่ย) in Thai language
  • Đậu mèo rừng, đậu ngứa, móc mèo in Vietnamese language
  • Kavach beej

Description

 

The plant is an annual, climbing shrub with long vines that can reach over 15 m in length. When the plant is young, it is almost completely covered with fuzzy hairs, but when older, it is almost completely free of hairs. The leaves are tripinnate, ovate, reverse ovate, rhombus shaped or widely ovate. The sides of the leaves are often heavily grooved and the tips are pointy. In young Mucuna pruriens plants, both sides of the leaves have hairs. The stems of the leaflets are two to three millimeters long. Additional adjacent leaves are present and are about 5 mm long.

The flower heads take the form of axially arrayed panicles. They are 15 to 32 cm long and have two to three, or many flowers. The accompanying leaves are about 12.5 mm long, the flower stand axes are from 2.5 to 5 mm. The bell is 7.5 to 9 mm long and silky. The sepals are longer or of the same length as the shuttles. The crown is purplish or white. The flag is 1.5 mm long. The wings are 2.5 to 3.8 cm long.

In the fruit ripening stage, a 4 to 13 cm long, 1 to 2 cm wide, unwinged leguminous fruit develops. There is a ridge along the length of the fruit. The husk is very hairy and carries up to seven seeds. The seeds are flattened uniform ellipsoid, 1 to 1.9 cm long, 0.8 to 1.3 cm wide and 4 to 6.5 cm thick. The hilum, the base of the funiculus (connection between placenta and plant seeds) is a surrounded by a significant arillus (fleshy seeds shell).

Mucuna pruriens bears white, lavender, or purple flowers. Its seed pods are about 10 cm long[1] and are covered in loose orange hairs that cause a severe itch if they come in contact with skin. The chemical compounds responsible for the itch are a protein, mucunain,[1] and serotonin. The seeds are shiny black or brown drift seeds. It is found in tropical AfricaIndia and the Caribbean.

The dry weight of the seeds is 55 to 85 g/100 seeds.[5]

The number of chromosomes in the plant cells is 2n = 20, 22 or 24.[clarification needed]

In many parts of the world Mucuna pruriens is used as an important foragefallow and green manure crop.[6] Since the plant is in the legume family (peas and beans), it, with the help of nitrogen fixing bacteria, takes nitrogen gas from the air and combines it with other chemical compounds producing fertilizer and improving the soil.

Mucuna pruriens is a widespread fodder plant in the tropics. To that end, the whole plant is fed to animals as silage, dried hay or dried seeds. Mucuna pruriens silage contains 11-23% crude protein, 35-40% crude fiber, and the dried beans 20-35% crude protein.

Mucuna pruriens is sometimes used as a coffee substitute called “Nescafe” (not to be confused with the commercial brand Nescafé). Cooked fresh shoots or beans can also be eaten. This requires that they be soaked from at least 30 minutes to 48 hours in advance of cooking, or the water changed up to several times during cooking, since otherwise the plant can be toxic to humans. The above described process leaches out chemical compounds such as levodopa, making the product suitable for consumption. If consumed in large quantities as food, unprocessed Mucuna pruriens is toxic to nonruminant mammals including humans.

USE

In history, M. pruriens has been used as an effective aphrodisiac.[7][8]

It is still used to increase libido in both men and women due to its dopamine inducing properties. Dopamine has a profound influence on sexual function.[1][9][10]

Mucuna pruriens seeds have also been found to have antidepressant properties in cases of depressive neurosis when consumed.[11]

Dried leaves of Mucuna pruriens are sometimes smoked.[1]

Mucuna pruriens has also recently become popular among lucid dreaming enthusiasts: when combined with other supplements that stimulate the cholinergic system, the dopamine presumably produced from the consumption of Mucuna pruriens confers upon the lucid dreamer greater motivation and confidence.[citation needed]

The hairs lining the seed pods contain 5-hydroxytryptamine (serotonin) which causes severe itching (pruritus).[12][13] The hairs on the outside of the pods of Mucuna pruriens are a common ingredient initching powder.[14] Use of Mucuna pruriens is documented in Siddha medicine for a number of uses, including improving sexual function[15] Mucuna pruriens is used in the countries of Benin andVietnam as a biological control for problematic Imperata cylindrica grass.[6] Mucuna pruriens is said to not be invasive outside its cultivated area.[6]

In many parts of the world Mucuna pruriens is used as an important foragefallow and green manure crop.[6] Since the plant is in the legume family (peas and beans), it, with the help of nitrogen fixing bacteria, takes nitrogen gas from the air and combines it with other chemical compounds producing fertilizer and improving the soil.

Mucuna pruriens is a widespread fodder plant in the tropics. To that end, the whole plant is fed to animals as silage, dried hay or dried seeds. Mucuna pruriens silage contains 11-23% crude protein, 35-40% crude fiber, and the dried beans 20-35% crude protein.

Mucuna pruriens is sometimes used as a coffee substitute called “Nescafe” (not to be confused with the commercial brand Nescafé). Cooked fresh shoots or beans can also be eaten. This requires that they be soaked from at least 30 minutes to 48 hours in advance of cooking, or the water changed up to several times during cooking, since otherwise the plant can be toxic to humans. The above described process leaches out chemical compounds such as levodopa, making the product suitable for consumption. If consumed in large quantities as food, unprocessed Mucuna pruriens is toxic to nonruminant mammals including humans.

In history, M. pruriens has been used as an effective aphrodisiac.[7][8]

It is still used to increase libido in both men and women due to its dopamine inducing properties. Dopamine has a profound influence on sexual function.[1][9][10]

Pharmacology

 

Mucuna pruriens seeds have also been found to have antidepressant properties in cases of depressive neurosis when consumed.[11]

Dried leaves of Mucuna pruriens are sometimes smoked.[1]

Mucuna pruriens has also recently become popular among lucid dreaming enthusiasts: when combined with other supplements that stimulate the cholinergic system, the dopamine presumably produced from the consumption of Mucuna pruriens confers upon the lucid dreamer greater motivation and confidence.[citation needed]

The hairs lining the seed pods contain 5-hydroxytryptamine (serotonin) which causes severe itching (pruritus).[12][13] The hairs on the outside of the pods of Mucuna pruriens are a common ingredient initching powder.[14] Use of Mucuna pruriens is documented in Siddha medicine for a number of uses, including improving sexual function[15] Mucuna pruriens is used in the countries of Benin andVietnam as a biological control for problematic Imperata cylindrica grass.[6] Mucuna pruriens is said to not be invasive outside its cultivated area.[6]

http://en.wikipedia.org/wiki/Mucuna_pruriens