Mungkinkah Vagina Terlalu Sempit untuk Penis?

PAKETILAH PAKET OBAT KUAT WANITA AGAR VAGINA ANDA TIDAK BERMASALAH BAGI SUAMI ANDA. Insya Allah dengan Biovit + Habbat`s Plus + Minyak Bulus (bagi laki-laki) dan Biovit + Primasauda Plus + Minyak Bulus (bagi perempuan) seks anda jadi kuat, bergairah, alat vital tambah besar, tahan lama dan sehat luar dalem. Mencegah dan mengobati ejakulasi dini, impotensi, infertilitas.
Hub Bin Muhsin HP: 085227044550 TLP: 021-91913103 SMS ONLY : 081213143797 email/YM/Facebook/Twitter: binmuhsin_group@yahoo.co.id
===

Selasa, 6/10/2009 | 10:40 WIB

KOMPAS.com – Dalam dua bulan, seorang wanita hanya merasakan hubungan seks dua kali, dan dalam kedua kesempatan tersebut ia terpaksa menyeringai kesakitan. Memang pasangannya memiliki ukuran alat kelamin yang cukup besar. Hal ini ternyata tidak ditanggapi dengan antusias oleh wanita ini, karena ia merasa jangan-jangan ia tak bisa ML dengan pasangan karena penisnya mengalami kesulitan menembus vaginanya. Mungkinkah hal ini terjadi?

Menurut Dr Hilda Hutcherson, profesor klinis bidang obstetri dan ginekologi dari College of Physicians and Surgeons, Columbia University, vagina seharusnya mampu mengakomodasi segala ukuran penis. Namun wanita yang baru pertama kali melakukan hubungan seksual kadang-kadang harus melakukan beberapa kali intercourse sampai akhirnya merasa nyaman dengan aktivitas tersebut, dan menikmatinya. “Saya sarankan Anda melakukan foreplay lebih lama untuk membiarkan tubuh ‘memanas’ dan siap untuk intercourse sebelum penetrasi. Gunakan cairan lubricant yang berbahan dasar air. Masukkan ke dalam vagina dan pada penis untuk memudahkan penis masuk,” ujar Dr Hilda, yang juga penulis buku Pleasure: A Woman’s Guide to Getting the Sex You Want, Need and Deserve.

Ia juga menyarankan agar wanita mengambil posisi woman-on-top untuk memungkinkan Anda memegang kontrol lebih banyak. Posisi lain yang bisa dicoba adalah menyamping, yang akan mengurangi kedalaman penetrasi dan mengurangi rasa sakitnya. Namun yang paling penting, menurut Dr Hilda, pastikan bahwa memang menginginkan sesi bercinta dengan pasangan. Jika Anda melakukannya dengan terpaksa, tubuh dan pikiran Anda akan sulit menjadi rileks, dan lebih besar kemungkinan hubungan seks menjadi kurang nyaman.

Ukuran rata-rata
Mengenai ukuran vagina sendiri, sebenarnya tidak ada standar dimensi mengenai bagian intim ini, karena ukuran vagina bervariasi antara satu wanita dengan yang lain. Alat kelamin wanita terdiri atas labia luar dan dalam, klitoris, dan vagina. Jika dilihat dari luar, bagian intim ini memang terlihat sangat berbeda antara milik wanita yang satu dengan lainnya. Namun, hal ini tidak berarti ada yang salah dengan alat kelamin Anda.

Ukuran vagina juga akan bisa berbeda tergantung dari cara membangkitkan gairah seksualnya. Secara rata-rata, panjang vagina berkisar antara 7,6 – 10 cm, dan dapat meningkat hingga 12,7 – 15,2 cm saat dirangsang. Lebar vagina rata-rata dalam kondisi rileks kurang dari 2,5 cm, dan meningkat menjadi 2,5 – 5 cm saat dirangsang.

Perlu Anda ketahui, vagina sangat elastis, dan memiliki kemampuan untuk meregang. Hal inilah yang memungkinkan wanita untuk mengakomodasi segala ukuran penis, dan bahkan ukuran bayi, saat melahirkan.

Beberapa wanita memang mengkhawatirkan bahwa vagina mereka terlalu sempit, yang menimbulkan rasa sakit saat berhubungan seksual. Rasa sakit ini menyebabkan ia tak mampu melakukan intercourse, dan pada kasus lain membuatnya sulit menyelipkan tampon.

Namun bila rasa sakit itu bukan ditimbulkan oleh kurangnya cairan lubrikasi (atau dengan kata lain kurang lama melakukan foreplay), kemungkinan yang terjadi adalah vaginismus. Kondisi ini terjadi ketika otot-otot vagina tanpa sengaja menciut selama hubungan seks berlangsung. Vagina yang terasa sempit juga bisa disebabkan oleh bentuk vagina yang menimbulkan sensasi rasa sempit.

Jika Anda mengalami vaginismus, Anda bisa menerapkan beberapa teknik yang memungkinkan penetrasi dan kenikmatan seksual meningkat. Namun jika Anda tetap menganggap vagina yang sempit adalah penyebabnya, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter saja untuk menemukan apa penyebabnya.

DIN

Sumber: health.infoniac

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: